3 Ikon Dunia Yang Ada Di Boyolali

3 Ikon Dunia Yang Ada Di Boyolali

3 Ikon Dunia Yang Ada Di Boyolali

Travel World – Menara Eiffel, Menara Pisa dan Patung Liberty merupakan tiga ikon dunia yang sering dikunjungi oleh para traveler Internasional. Akan tetapi jika ingin menikmati keindahan tempat-tempat itu, tentu perlu biaya yang besar pergi menuju luar negeri.

Namun sekarang bagi anda yang ingin melihat ikon milik negara Amerika Serikat, Italia dan Prancis itu kini bisa langsung datang berkunjung Kota Susu, yang merupakan julukan dari Boyolali.

Ketiga ikon dunia itu bisa kita temui di sebuat tempat, yakni Taman Tiga Menara. Tepatnya berada di Bundaran Asrikanto, Desa Kiringan, Kecamatan Boyolali, Kabupaten Boyolali, Probinsi Jawa Tengah.

Jarak tempuh yang dibutuhkan pergi menuju Taman Tiga Menara dari Patung Arjuna Wiwaha yang juga merupakan ikon Boyolali adalah sekitar 2 kilometer. Waktu tempuhnya pun kurang-lebih lima menit saja. Rute termudah dari arah selatan dari Solo atau Patung Arjuna Wiwaha adalah melalui jalan utama arah Semarang yang melewati tengah kota. Saat sampai di Galaxy Swalayan di kiri jalan, perjalan belok kanan ke Jalan Perkutut dan lurus di Jalan Asrikanto.

Sementara jika ditempuh dari arah utara (Salatiga atau Semarang), maka sebelum masuk Kota Boyolali, tepatnya di perempatan Terminal Boyolali, belok kiri ke Jalan Profesor Soeharso. Jalan itu juga merupakan ringroad-nya Boyolali.

Nantinya Taman Tiga Menara akan dijumpai di sebelah selatan jalan. Tidak ada loket retribusi yang harus dilalui pengunjung. Begitu sampai, langsung saja parkirkan kendaraan di area parkir yang tersedia.

Patung Liberty, Menara Eiffel, dan Menara Pisa akan langsung menyambut pengunjung begitu mereka sampai. Tentu saja ketiga ikon dunia itu merupakan miniatur semata. Meski demikian, ketiganya tetap tampak megah seperti aslinya.

Dengan bahan konstruksi dari keramik, ketiga menara ikon dunia itu dibuat sedetail mungkin dengan aslinya. Keberadaan Taman Tiga Menara ini pun masih baru. Peresmiannya dilakukan Kamis (25/10/2018). Acara pada Hari Kamis itu juga turut meresmikan dua ikon baru Boyolali lainnya selain Taman Tiga Negara, yakni Monumen Susu dan Tumpeng Merapi.

Keberadaan tiga ikon dunia itu sukses menjadi magnet kunjungan masyarakat Boyolali dan sekitarya. Setiap sore jika cuaca cerah, maka banyak orang yang datang ke Taman Tiga Negara.

Menurut salah satu pedagang, pengunjung biasanya mulai berdatangan sekitar pukul 15.30 WIB. Mengambil foto tiga ikon dunia yang bersih dari manusia kemungkinan besar merupakan hal mustahil saat berkunjung di sore hari. Pagi hari di hari kerja merupakan waktu yang pas untuk berfoto dengan latar belakang tiga menara tanpa terhalang pengunjung lain.

Namun hendaknya tidak kesiangan karena semakin siang, maka akan semakin panas. Dengan sudut yang pas, berfoto di salah satu ikon akan terlihat seperti di luar negeri sungguhan. Berfoto seolah sembari menahan Menara Pisa yang miring seperti di Italia bisa dilakukan di Taman Tiga Menara sewaktu sepi.

Ketika ramai, banyak pedagang yang menjajakan berbagai makanan dan minuman di sekitar taman. Tidak ada tiket masuk bagi pengunjung Taman Tiga Menara ini. Tarif hanya ditujukan untuk parkir kendaraan saja.

Please follow and like us:
error
error

Enjoy this blog? Please spread the word :)