pengeroyokan

6 Pelaku Pengeroyokan Diamankan Usai Tewasnya 1 Orang Yang Dikeroyok

6 Pelaku Pengeroyokan Diamankan Usai Tewasnya 1 Orang Yang Dikeroyok

Trending Viral – Pengeroyokan sudah menjadi salah satu masalah yang marak di Indonesia hingga sebuah istilah pun muncul. “hanya berani jika keroyokan” mungkin menjadi istilah yang teapt untuk para pelaku pengeroyokan. Sebelumnya sudah heboh pengeroyokan suporter sepakbola (Persija) bernama Haringga Sirla oleh para suporter Persib yang jumlahnya sangat banyak. Nampaknya kini kasus yang hampir serupa terjadi lagi di daerah Depok. Kali ini terdapat 6 pelaku yang terciduk atas meninggalnya 1 korban bernama Andika Saputra menggunakan beberapa alat dari benda tajam dan alat keras lainnya.

Tim buru sergap Polreta Depok telah berhasil mengamankan 6 pelaku pengeroyokan terhadap Andika Saputra di Cimanggis, Depok. Pengeroyokan yang memakan korban ini terjadi hanya karena awalan saling ejek saja.

“Berhasil menangkap para pelaku pada tanggal 22 Oktober sampai dengan 24 Oktober 2018 dengan jumlah 6 orang di tempat yang berbeda,” kata Kasubag Humas Polresta Depok, AKP Firdaus saat dihubungi, Jumat (26/10/2018).

Firdaus mengatakan bahwa keenam pelaku yang tertangkap masih dibawah umur dengan inisial NW(16), MSA (16), APP (16), MFR (16), KF (16), SH (17) dan pihaknya juga berhasil mengamankan barang bukti berupa celurit, pipa berukuran 1 meter, batu kali, serta pakaian korban.

Pengeroyokan ini dimulai ketika korban beserta teman – temannya melintas di Jalan Raya Radar Auri pada hari Minggu (21/10). Ketika itu korban berpapasan dengan pelaku dan timbul saling ejek dan saling tantang antara dua kubu ini hingga turun dari kendaraan.

“Ternyata 6 pelaku yang menamakan diri mereka Gank Anggrek sudah lebih siap kemudian menyerang korban,” jelas Firdaus.

Uai itu korban pun ditinggal oleh teman – temannya dan tak dapat menyelamatkn diri karena kondisi tubuh yang sudah cidera.

“Kondisi kaki korban pincang korban tidak bisa menyelamatkan diri hingga dikeroyok oleh kelompok Gank Anggrek,” ujar Firdaus.

“Saat itu para pelaku masing masing menganiaya korban, dengan membacok, menendang, menginjak, menimpa dengan batu, memukul dengan pipa,” tambah Firdaus.

Korban sendiri ternyata sudah sempat dibawa ke RS Sentra Medika namuan nyawanya tak tertolong lagi.

“Karena luka parah akibat terkena sajam di pinggul sebelah kiri dan punggung sebelah kanan,” imbuhnya.

Baca Juga :

Mengendarai Mobile Dengan Simulasi Fisika

Keindahan Air Terjun Tiu Kelep di Lombok Beserta Mitosnya

Please follow and like us:
error

Enjoy this blog? Please spread the word :)