Aksi Viral Siswa Kumpulkan Uang Untuk Bayar Gaji Gurunya

Aksi Viral Siswa Kumpulkan Uang Untuk Bayar Gaji Gurunya

Aksi Viral Siswa Kumpulkan Uang Untuk Bayar Gaji Gurunya

Berita Viral – Mulai dari kecil, pastinya setiap orang tua bakal melakukan hal terbaik kepada anak-anaknya sebelum mereka mencari ilmu ataupun mulai bersekolah. Banyak cara yang dilakukan oleh setiap orang tua hanya untuk mengubah sifat sang anak agar bisa berubah menjadi lebih baik, mulai dari mematuhi yang lebih tua hingga menolong sesama.

Dengan adanya pengajaran awal dari peran kedua orang tua, tentu pada saat sang buah hati telah bersekolah, mereka akan menghargai seluruh teman-temannya dan juga sang guru. Kini tak sedikit pula para murid sekolahan yang selalu menghargai gurunya karena telah memberikan ilmu kepada mereka.

Bahkan mereka juga rela menyisihkan uang sakunya demi memberikan bantuan kepada sang guru. Hal itu pun kini sedang viral di media sosial seperti yang dilakukan oleh sekelompk siswa ini. Sekelompok siswa yang mengetahui bahwa guru tercinta mereka tidak dibayar selama dua bulan. Bahkan guru yang diketahui bernama Bruno Rafael Paiva ini harus tinggal di sekolah.

Siswa di kelas Bruno ini pun berhasil mengumpulkan sejumlah uang untuk mengkompensasi gajinya yang belum dibayar. Seperti dilansir WorldofBuzz, Bruno menggantikan seorang guru hamil dan namanya tidak dimasukkan ke daftar gaji karena birokrasi.

“Saya mencoba semua yang saya bisa (untuk mendapatkan bayaran) tetapi birokrasi menyulitkan saya,” ungkap Bruno.

Setelah mengetahui kesulitan yang dihadapi Bruno, murid-muridnya yang bijaksana memulai sebuah dana dan mereka berhasil mengumpulkan Rp 5,8 juta dengan menggunakan uang mereka sendiri. Video para siswa asal Brejo Santo, Brasil, yang menyerahkan uang itu kepada Bruno menjadi viral setelah dibagikan melalui Facebook dan Twitter.

Pada video tersebut, Bruno terlihat tersentuh oleh gerakan kecil dan manis dari murid-muridnya. Melihat gurunya menangis dan menyeka air mata, para siswa kemudian segera bangkit dan memeluk guru mereka.

“Sama seperti saya, mereka semua hanyalah siswa yang masih percaya pada sistem pendidikan bangsa. Mereka juga masih percaya pada cinta dan belas kasih terhadap orang lain. Mereka semua menghormati dan mencintai pendidik mereka,” terang Bruno.

Please follow and like us:
error
error

Enjoy this blog? Please spread the word :)