Aturan Kerja Meghan Markle Diduga Jadikan Staf Istana Meminta Berhenti

Aturan Kerja Meghan Markle Diduga Jadikan Staf Istana Meminta Berhenti

Aturan Kerja Meghan Markle Diduga Jadikan Staf Istana Meminta Berhenti

Hollywood Update – Tak lama ini beredar informasi yang mengatakan jika beberapa asisten Meghan Markle dan Pangeran Harry di Istana Kensington secara tiba-tiba meminta berhenti dari pekerjaan atau resign. Dilihat dari sejumlah laporan yang beredar, mereka menyebutkan bahwa ada tiga asisten Harry dan Meghan yang memilih untuk mengundurkan diri.

Namun sampai saat ini masih belum diketahui pasti apa penyebab dibalik permintaan asisten Harry dan Meghan memilih untuk pergi dari Istana. Beberapa spekulasi pun mulai bermunculan, dan ada pula yang mengatakan jika hal itu disebabkan oleh aturan-aturan kerja yang telah diterapkan oleh Meghan.

Salah satu asisten yang mengundurkan diri adalah Edward Lane Fox yang sudah mengabdi selama 15 tahun. Ada pula Melissa, asisten pribadi yang sangat disayangkan lebih memilih untuk keluar dari pekerjaannya setelah Meghan menyandang gelar Duchess of Susssex selama enam bulan. “Melissa adalah orang yang sangat bertalenta. Dia memainkan peran penting dalam kesuksesan Royal Wedding,” ungkap seorang sumber dilansir Daily Mail pada Rabu (21/11).

Seorang sumber lain mengatakan bahwa Meghan terlalu banyak menuntut dan bekerja di luar jam kerja. Seperti yang diketahui, semenjak masuk dalam lingkup Istana, mantan aktris asal Amerika tersebut memang berperan aktif dalam berbagai kegiatan yang melibatkannya. Bahkan Meghan juga tak segan untuk mencetuskan ide-ide baru yang gemilang.

Namun seolah berbanding terbalik dengan cara kerja Meghan, sejumlah asistennya justru disebut-sebut merasa tak nyaman. Pasalnya, Duchess of Sussex itu dikabarkan bangun pukul 5 pagi setiap hari dan kemudian memberikan perintah pada asistennya dengan pesan-pesan yang terdiri dari enam sampai tujuh teks.

“Para staf istana belum pernah mengalami hal semacam ini, ketika etos kerja Meghan yang hebat terasa begitu mengontrol dan ide-ide tak henti-hentinya mengalir mengenai peran barunya,” ujar sumber tersebut.

Banyak yang mengklaim bahwa aturan kerja yang diterapkan Meghan ini berkaitan dengan gaya hidupnya sebelumnya sebagai seorang selebriti. “Meghan menyulitkan. Ia memiliki standar yang tinggi mungkin karena pernah bekerja di industri Hollywood,” ungkap sumber lain pada The Sun.

Ada pula yang mengatakan bahwa Meghan kerap kali berselisih dalam beberapa hal dengan para asistennya, termasuk masalah pemilihan busana yang dikenakannya. Wanita berusia 37 tahun ini dikabarkan sering tak mau bekerjasama ketika dipilihkan busana oleh asistennya dan lebih suka memakai pakaian sesuai kehendaknya.

Mungkin hal ini pula yang membuat Meghan kerap melanggar aturan istana dengan pilihan busananya yang terlalu “berani” untuk ukuran seorang Duchess. Namun sayangnya, terkait laporan ini, pihak istana menolak memberi komentar apapun hingga sekarang.

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)