Dituding Karena Sikap, Lagi-Lagi Meghan Markle Kembali Kehilangan Asisten

Dituding Karena Sikap, Lagi-Lagi Meghan Markle Kembali Kehilangan Asisten

Dituding Karena Sikap, Lagi-Lagi Meghan Markle Kembali Kehilangan Asisten

Hollywood Update – Kembali lagi topik mengenai asisten Meghan Markle. Salah satu anggota kerajaan bernama asli Rachel Meghan Markle itu harus kehilangan salah satu staffnya. Dan ini merupakan staff kedua Meghan yang memilih untuk mengundurkan diri semenjak dirinya menjabat gelar Duchess of Sussex bulan Mei lalu.

Perlu diketahui, staff tersebut diberikan tugas untuk mengurus seluruh keperluan Meghan dan juga beberapa anggota kerajaan lainnya. Wanita bernama Samantha Cohen itu bakal mengundurkan diri usai Meghan melahirkan bayinya pada musim semi depan. Meskipun mundur, ia juga berjanji akan berusaha mencari penggantinya sebelum tahun baru.

Hal itu dirilis oleh harian Inggris, Sunday Times. Akan tetapi sayangnya pengunduran Samantha juga dicampuri dengan isu tak seronok. Berkaitan dengan rumor yang menyebutkan bahwa Meghan merupakan bos yang rewel. Tentu saja pihak istana Kensington tak memberi tanggapan atas rumor yang berkembang ini.

Wanita yang diketahui berusia 50 tahun asal Australia ini telah bekerja lebih dari 17 tahun untuk Kerajaan Inggris. Bahkan ia adalah mantan sekretaris pribadi Ratu Elizabeth II. Samantha sendiri telah mengumumkan pengunduran dirinya pada musim panas tahun ini.

Namun ia menerima pekerjaan untuk menjadi asisten bagi Pangeran Harry dan Meghan. Ia yang membantu mantan aktris Amerika ini melakukan transisi ke kehidupan bangsawan. Menurut beberapa media Inggris ia memang hanya mau bertahan enam bulan alias sampai akhir tahun. Namun Meghan mencoba menahannya agar bekerja secara permanen.

“Kepergian Sam akan menjadi kehilangan besar. Meghan mungkin masih akan membutuhkan pertolongan untuk bisa tampil sesuai aturan kebangsawanan,” ungkap seorang sumber.

Sebelum ini asisten pribadi Meghan, Melissa Touabti, yang mengurus persiapan pernikahannya pun mengundurkan diri setelah enam bulan. Menurut kabar yang beredar keduanya memiliki hubungan tak cukup baik. Meghan terbiasa bangun pukul lima pagi dan memberi banyak perintah pada para asisten.

“Meghan perlu orang dengan energi dan kesabaran untuk membantunya,” masih ungkap sang sumber.

Bulan lalu saat tur Australia bersama Harry, Meghan menjelaskan ritual paginya. Sang Duchess mengaku bangun jam 4:30 pagi untuk beryoga demi pikiran yang jernih. Hal ini tak mengejutkan mengingat ibu Meghan sendiri adalah instruktur yoga.

Salah satu tingkah ajaib Meghan yang dikabarkan di Inggris adalah berkenaan dengan hari pernikahannya. Dilansir dari Daily Mail, Meghan pernah meminta pihak Istana Buckhingham untuk memasang penyegar udara di kapel St. George sebelum pernikahannya. Menurut Meghan bangunan yang telah dibangun di adab ke-15 itu memiliki bau jamur.

Please follow and like us:
error
error

Enjoy this blog? Please spread the word :)