Divonis Tak bisa Punya Anak, Jessie Mengharapkan Keajaiban Tuhan

Divonis Tak bisa Punya Anak, Jessie Mengharapkan Keajaiban Tuhan

Divonis Tak bisa Punya Anak, Jessie Mengharapkan Keajaiban Tuhan

Hollywood Update – Pada pekan lalu, setelah menyelesaikan konser di Royal Albert Hall, London, Jessie J memberitahukan hal yang menyedihkan dari dirinya. Saat di konser itu, penyanyi berusia 30 tahun itu sempat mengungkapkanm cerita sedih dalam hidupnya.

Pelantun Flashlight itu menyetbutkan kepada seluruh penggemarnya mengenai ketidak suburan bagian dalam organ intim atau dengan kata lain tak bisa memiliki keturunan. “Jadi empat tahun lalu, aku diberi tahu bahwa aku tidak bisa punya anak, dan itu tidak apa-apa. Aku akan punya anak-anak, percayalah padaku,” ungkap Jessie di atas panggung.

“Dan aku tidak meminta kalian untuk bersimpati, aku adalah satu dari jutaan wanita, dan pria, yang melewati ini dan akan melewati ini, dan itu tidak bisa menjadi sesuatu yang mendefinisi kami,” imbuhnya yang langsung disambut tepuk tangan meriah dari penonton.

Tak lama usai memberikan pengumuman mengejutkan tersebut, topik mengenai hal ini pun ramai diperbincangkan. Banyak yang memberikan simpati pada pelantun “Bang Bang” tersebut, serta ada pula yang memujinya sebagai wanita tegar yang berani mengungkapkan kisah personalnya di depan umum guna memberikan motivasi.

Melihat banyaknya respon yang diberikan kepadanya, Jessie pun mulai angkat suara lagi. Melalui unggahan di fitur Instagram Story miliknya, musisi cantik ini bertekad keras tak kehilangan semangat untuk menjadi seorang ibu suatu hari nanti, meskipun telah didiagnosa tak bisa punya keturunan secara biologis. Selain itu, Jessie junga mengucapkan terima kasih kepada para penggemarnya pasca ia menjelaskan kerinduannya menjadi seorang ibu.

“Setelah menjelaskan arti dari laguku ‘Four Letter Word’ di panggung selama tur ini, cinta dan dukungan yang telah kuterima sangat luar biasa. Terima kasih,” tulis Jessie. “Empat tahun lalu aku diberi tahu bahwa aku tidak bisa memiliki anak. Aku menolak histerektomi dan aku menolak semua pengobatan. Aku hanya mau melakukan pengobatan alami dan mengubah pola makan.”

Lebih lanjut, Jessie mengatakan bahwa ia sama sekali tak menyerah dengan keadaan yang menimpanya. Bahkan ia menentang operasi pengangkatan rahim. “Aku belum menyerah. Aku melakukan semua yang kubisa untuk mewujudkannya dengan cara terbaik yang dimungkinkan oleh tubuhku,” lanjutnya.

Selanjutnya, Jessie juga mengungkapkan bahwa ia merasa ada jutaan wanita yang sedang melalui perjalanan hidup yang sulit dan emosional untuk menjadi ibu. Jessie pun mengklaim kalau hal tersebut adalah sesuatu yang perlu dibicarakan secara terbuka.

“Ada jutaan wanita yang melalui perjalanan emosional untuk menjadi seorang ibu. Itu adalah sesuatu yang harus dibicarakan secara terbuka,” sambungnya. ” Perjalananku hanyalah satu dari jutaan yang ada. Aku berdiri bersama kalian semua para wanita. Kuat dalam rasa sakit emosional kami untuk mengubahnya menjadi sukacita.”

Di akhir unggahannya, Jessie mengklaim bahwa ia masih percaya adanya keajaiban dari Tuhan yang mungkin saja bisa mewujudkan mimpinya. “Aku akan menjadi ibu, sama seperti kalian juga. Aku percaya pada keajaiban. Tetapi jika (hamil) itu tidak terjadi, berarti itu tidak ditakdirkan sebagai bagian dari perjalanan hidup. Namun, sosok ibu ada di dalam setiap diri kita. Kita kuat! Waktu akan membuktikan,” pungkasnya.

Please follow and like us:
error
error

Enjoy this blog? Please spread the word :)