Gawat! Ternyata Jamur Truffle Bakal Punah Karena Perubahan Cuaca

Gawat! Ternyata Jamur Truffle Bakal Punah Karena Perubahan Cuaca

Gawat! Ternyata Jamur Truffle Bakal Punah Karena Perubahan Cuaca

Kuliner – Jamur bisa hidup dimana saja, termasuk di tembok rumah ataupun tanah (tapi tidak semua jenis jamur ya gaes). Bagi para pecinta kuliner jamur, tentunya tau kan jenis jamur truffle. Ya, tumbuhan yang satu ini dikategorikan sebagai makanan langkah. Akan tetapi sayangnya menurut kabar beredar, keberadaan jamur tersebut tak lama lagi bakal segera punah akibat terjadinya perubahan cuaca.

Dikabarkan Daily Mail (22/11), para peniliti yang berasal dari Universitas Stirling, Skotlandia baru-baru ini memberitahukan kabar buruk bagi para pecinta jamu truffle. Mereka menyatakan merasa khawatir jika jamur itu akan punah dalam satu generasi nantinya.

Penyebab utama kepunahan jamur ini tak lain dikarenakan perubahan iklim cuaca yang tak menentu sehingga dapat merusak keseimbangan alam. Menurut para peniliti produksi jamur yang banyak tumbuh di Prancis, Italia dan Spanyol akan menurun antara 78 hingga 100 persen di tahun 2071 hingga 2100.

Iklim yang semakin panas dan kering menjadi penyabab utama merosotnya produksi jamur mahal ini. Dampaknya sangat luas, yakni mencakup dampak ekonomi, ekologi dan sosial.

Dr Paul Thomas dari Fakultas Ilmu Pengetahuan Alam memimpin penelitian ini. Penelitian dilakukan untuk melihat seberapa besar ancaman perubahan iklim pada produksi truffle Eropa.

“Kita berisiko kehilangan industri senilai ratusan juta poundsterling. Namun, dampak sosio-ekonomi dari penurunan yang diprediksi bisa jauh lebih besar. Karena panen truffle adalah aktivitas budaya masyarakat,” kata Dr Thomas.

Industri jamur truffle menunjukkan nilai ekonomi yang cukup tinggi yakni 4,5 miliar poundterling (Rp 83,8 triliun) selama jangka 10 hingga 20 tahun mendatang. Jelas ini adalah angka yang besar.

Tak sendiri, Dr. Thomas bekerjasama dengan Profesor Ulf Buntgen dari Universitas Cambridge. Mereka mempelajari data hasil panen jamur truffle di Prancis, Spanyol dan Italia selama 36 tahun.

Catatan sejarah mengungkap jamur truffle hanya bisa ditemukan di hutan, jamur premium ini tak bisa dibudidayakan. Keberadaan jamur ini juga hanya bisa diburu oleh seekor babi atau anjing yang memiliki penciuman tajam.

“Penelitian ini adalah peringatan awal soal perubahan iklim dan ini bukanlah waktu yang sangat panjang. Ini juga dilakukan sebagai langkah awal melindungi spesies penting dan ikonik. Langkah yang bisa dilakukan adalah dengan memperluas area hutan yang berpotensi sebagai tempaat tumbuhnya jamur ini,” jelas Thomas.

Jamur truffle dikenal dunia karena aroma dan rasanya yang khas dan kuat. Jamur ini sudah mulai dibudidaya sejak abad ke-19 namun usaha ini ternyata gagal total. Ahli kuliner asal Prancis, Jean Anthelme Brillat-Savarin bahkan pernah menyebut kalau truffle adalah ‘berlian dari dapur’ karena saking istimewanya.

Pada tahun 1825 ada seorang ilmuwan yang menganggap menemukan bibit truffle dan bisa menanamnya. Namun sayang, bibit ini memang tumbuh tapi tak pernah bisa dipanen karena tumbuh tidak sempurna.

Inilah alasan kenapa truffle sangat sulit didapatkan, kalaupun ada, harganya juga selangit. Hanya pencinta kuliner berdompet tebal saja yang bisa merasakan sensasi kelezatan jamur ini.

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)