grab

Grab Jaga Privasi Driver Dan Penumpang Yang Menjadi Korban Penciuman Driver

Grab Jaga Privasi Driver Dan Penumpang Yang Menjadi Korban Penciuman Driver

Trending Viral – Sebelumnya sudah beredar berita viral tentang taksi online Grab dimana seorang penumpang dicium oleh drivernya. Berita yang viral ini dimulai dari unggahan screenshot instagram story di twitter. Dalam unggahan twiter tersebut nama instgram sang korbantak ditampilkan. Dalam unggahan tersebut diceritakan bahwa driver GrabCar tersebut telah mencium penumpang perempuannya dan sang korban tak berani berbuat apa – apa karena sudah ketakutan. Bahkan sang driver juga memaksa sang korban untuk memberikan bintang 5 dalam aplikasi. Tentu unggahan twitter yang dimention ke akun twitter resmi Grab Indonesia tersebut mendapatkan balasan.

Dengan munculnya hal ini Marketing Director Grab Indonesia Mediko Azwar turut mengingatkan kepada semua mitra Grab bahwa terdapat fitur emergency button jika penumpang mengalami gangguan selama perjalanan.

Fitur yang satu ini dapat digunakan untuk mengirim pesan serta memberi tahu lokasi kepada orang yang dimasukkan kedalam emergency contact ketika penumpang mengalami gangguan.

“Kita kan sudah meluncurkan beberapa lama jadi kita terus juga mengedukasi supaya para pengguna kita mendaftarkan nomer-nomer keluarga atau teman terdekatnya sebagai emergency contact di SOS button,” kata Mediko usai peluncuran GrabCar Plus dan SewaGrabCar di kawasan Mega Kuningan, Jakarta, Rabu (10/10/18).

Managing Director Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata juga mngatakan bahwa akan terus meningkatkan pelayanan yang terbaik dan terfokus pada keamanan serta keselamatan.

“Komitmen kami terhadap safety itu nomer satu. Buktinya kami lakukan dari sisi operasional, teknologi, semua untuk safety dan kita satu-satunnya yang melakukan ini,” ujar Ridzki.

“Kita tentunya akan terus memperbaiki hal ini baik melalui operasional maupun melalui feature nanti ke depannya. Kita tidak berhenti di sini saja, kita akan datang dengan safety inisiatives yang lain,” ucapnya.

Ia juga menghimbau supaya masyarakat tak mudah percaya kepada segala jenis rumor yang beredar di medsos karena tak semuanya berdasarkan fakta dan ia juga turut mengatakan bahwa harus menjaga privasi driver serta penumpangnya.

“Dalam setiap kasus ini kita sudah punya SoP-nya bagaimana melakukan ini dan menjaga privasi masing-masing pihak. Tapi juga kita mengimbau kepada para masyarakat karena kita tahu banyak sekali beredar di sosial media hal-hal yang tidak diverifikasi,” ucapnya.

Baca Juga :

Please follow and like us:
error
error

Enjoy this blog? Please spread the word :)