Ini Alasan Mengapa Tak Boleh Memesan Kopi Di Pesawat

Ini Alasan Mengapa Tak Boleh Memesan Kopi Di Pesawat

Ini Alasan Mengapa Tak Boleh Memesan Kopi Di Pesawat

Kuliner – Mungkin beberapa diantara kita masih belum tau apa alasan agar tak memasan kopi saat berada dipesawat. Tak sedikit pula para pramugari yang memberikan bocoran mengenai rahasia tempat penyimpanan air di pesawat, termasuk air panas untuk pembuatan kopi dan teh.

Menikmati secangkir kopi hangat sambil menunggu perjalanan menuju sampai tujuan, memang hal ini sangatlah tepat. Akan tetapi coba dibayangkan, bahwa wadah tempat penyimpanan air di pesawat merupakan barang yang paling kotor, pastinya bakal merasa jijik kan.

Dikutip dari The Daily Meal, baru-baru ini baru dilakukan penelitian Pusat Kebijakan Makanan di Hunter College NYC mengungkap rahasia kotornya tangki penyimpanan air di pesawat.

“Saat pesawat mendarat, tangki air tidak dikosongkan dan dibersihkan, karena tidak ada waktu untuk itu. Tangki air diisi ulang setiap pesawat akan digunakan.” kata Charles Platkin, seorang profesor nutrisi dan direktur eksekutif dari Pusat Kebijakan Pangan, kepada New York Post.

Ada 11 maskapai penerbangan yang disurvei soal makanan yang disajikan di udara untuk penumpang. Survei ini termasuk melihat nilai gizi makanan dan prosedur penggunaan tangki air saat penerbangan.

Pihak maskapai ditanya tentang prosedur yang digunakan untuk membersihkan tangki air. Apakah tangki dibersihkan secara berkala, diberikan zat pembunuh kuman dan siklus pengisian tangki.

Maskapai Delta and United mengatakan jika dalam pesawatnya dilengkapi proses desinfeksi ozon berteknologi tinggi. Setidaknya tangki dibersihkan secara rutin selama tiga bulan sekali.

“Menurut pendapat saya, mereka tidak membersihkannya. Saya yakin sesuatu yang tersembunyi seperti tangki air bukanlah prioritas utama,” kata Platkin.

Sebagai langkah antisipasi, sebaiknya penumpang pesawat menghindari memesan minuman yang menggunakan air stok dari pesawat.

“Sebaiknya hindari memesan minuman yang airnya berasal dari tangki penyimpanan. Ini termasuk untuk menjauhi teh dan kopi.”

Penelitian Hunter College ini didukung oleh sebuah studi dari Environmental Protection Agency, yang menemukan bahwa satu dari delapan pesawat nasional tidak memenuhi standar keamanan air mereka. Setidaknya 12 persen pesawat komersil positif mengandung bakteri pada stok airnya.

Untuk menampik hal ini, komunitas Airlines for America yang mewakili banyak maskapai besar, membela dengan cara menjamin kebersihan air dalam tangki pesawat. “Maskapai bekerjasama dengan Badan Perlindungan Lingkungan untuk memastikan bahwa air yang diterima dari kota untuk stok di udara aman dan mengikuti prosedur yang ada,” kata perwakilan dari komunitas ini.

Karenanya untuk mengurangi dampak asupan air yang terkandung bakteri, sebaiknya memesan minuman kemasan saja. Pilihan lainnya adalah membawa minum sendiri yang jauh lebih terjamin kebersihannya.

Please follow and like us:

Enjoy this blog? Please spread the word :)