Lezat Gulai Taboh, Warisan Kuliner Khas Lampung

Lezat Gulai Taboh, Warisan Kuliner Khas Lampung

Lezat Gulai Taboh, Warisan Kuliner Khas Lampung

Kuliner – Perna berkunjung menuju Lampung? Pasti tau kan disana memang terkenal dengan kuliner nikmatnya berbahan dasar dari pisang dan juga kopi. Namun kalau membahas mengenai kuliner warisan leluhur, terdapat satu sajian bernama gulai taboh dan sampai saat ini masih disajikan oleh para masyarakat lokal.

Pastinya tak lengkap dong apabila berkunjung menuju daerah orang tanpa mencoba makanan khasnya. Termasuk jika sedang berada di Provinsi Lampung, jangan lupa nyicipi gulai tabohnya ya. Soal rasa tak perlu ditanyak lagi deeh, past luar bisa. Sebab kuliner khas yang satu ini diwariskan oleh para leluhur warga sekitar turun temurun.

Mungkin masih banyak yang belum mengetahui apa itu dan bagaimana si bentuk gulai taboh. Gulai Taboh merupakan jenis makanan berkuaj yang diracik menggunakan bahan dan bumbu khas berasal dari Lampung “Bumi Ruwa Jurai”.

“Salah satu menu makanan khas Lampung yang terkenal dan merupakan bagian dari leluhur suku Lampung sejak dulu yang masih bertahan hingga kini, adalah Gulai Taboh,” kata Sopiah, salah satu chef di restoran makanan khas Lampung yaitu Cikwo Resto & Coffee, di Bandarlampung.

Sopiah juga menyebutkan kalau gulai taboh ini merupakan sayur pendamping pada jamuan makan utama. Masyarakat Lampung selalu menghadirkan gulai taboh sebagai menu khas.

Sekilas gulai taboh memiliki tampilan yang mirip sayur lodeh. Bedanya, gulai taboh ini menggunakan ikan sebagai bahan dasarnya. Bumbu serta rempah yang digunakan juga berbeda sehingga terasa citarasa khas Lampung.

Sopiah juga menjelaskan ada dua tipe gulai taboh. Yang pertama menggunakan bahan dasar ikan laut yang ditambahkan sayuran daun tangkil, kacang panjang dan rebung. Lalu ada juga gulai taboh yang dibuat dengan ikan sungai dengan campuran tuba atau kluwek.

“Di resto, kami menghidangkan Gulai Taboh jenis Tapa Semalam,” ujarnya.

Gulai Taboh Tapa Semalam adalah hidangan ikan asap dengan bumbu bersantan kental yang berasal dari pesisir Lampung.

“Khusus di restoran ini, kami menggunakan ikan mujair atau nila berukuran sedang yang telah diasap minimal enam jam,” terang Sopiah.

Untuk membuat ikan asap dibutuhkan sabut dan batok kelapa sebagai bahan pengasapan. Metode mematangkan ikan dengan cara ini membuat rasa ikan menjadi khas dan unik. Proses pengasapan yang lama ini yang menjadikan masakan disebut Gulai Taboh Tapa Semalam, karena harus “bertapa” atau diasapi selama 6 jam dan bahkan lebih untuk menimbulkan cita rasa yang lebih kuat.

Untuk bisa mencicipi gulai taboh cukup datang ke restoran atau rumah makan khas Lampung. Di sini hampir setiap hari ada menu gulai taboh yang lezat.

Please follow and like us:
error
error

Enjoy this blog? Please spread the word :)