Menikmati Keindahan Di Pulau Padar Yang Membuat Hati Menjadi Senang

Menikmati Keindahan Di Pulau Padar Yang Membuat Hati Menjadi Senang

Menikmati Keindahan Di Pulau Padar Yang Membuat Hati Menjadi Senang

Travel World – Pulau Padar merupakan pulau ketiga terbesar di kawasan Taman Nasional Komodo, setelah Pulau Komodo dan Pulau Rinca. Pulau Padar pun menjadi destinasi wisata yang perlu untuk dikunjungi oleh para traveler saat datang menuju Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pulau yang terkenal dengan keidahan alamnya dan warna air biru membentang itu memiliki luas sekitar 14,09 kilometer persegi. Pastinya perlu waktu hingga berhari-hari jika ingin menelusuri setiap sudut pulau.

Untuk bisa sampai ke Pulau Padar, kita harus menggunakan perahu dari Labuan Bajo. Anda juga bisa menggunakan perahu Pinisi yang sudah menggunakan mesin. Perjalanan dari Labuan Bajo memakan waktu kurang lebih sekitar 4 jam. Disarankan untuk berangkat menuju Pulau Padar tidak lebih dari jam 5 subuh agar anda tidak menikmati keindahan Pulau Padar saat matahari berada tepat di atas kepala kita.

Sesampainya di Pulau Padar, anda akan melihat pemandangan yang menyejukkan mata dan pastinya hati merasa lebih tenang. Pantainya begitu bersih dan juga bebas dari sampah-sampah. Beragam himbauan tertera di pintu masuk, contohnya seperti bawa pulang sampah masing-masing, gunakan kemasan makanan dan minuman isi ulang, dan yang pastinya dilarang merokok.

Pulau Padar menawarkan pemandangan yang sangat indah ketika anda berada di puncaknya. Untuk mencapai puncak tersebut, anda harus menaiki ratusan anak tangga yang memakan waktu kurang lebih selama 30 menit.

Anda disarankan untuk menggunakan sepatu atau sendal gunung saat menaiki anak tangga, karena medan yang dilewati adalah perpaduan tangga dan juga bebatuan. Bagi anda yang jarang berolah raga, sebaiknya membiasakan olah raga terlebih dahulu jauh hari sebelum keberangkatan karena tantangannya yang harus dilewati pun cukup ekstrem. Beberapa kali pasti anda bisa melihat turis tidak dapat melanjutkan perjalanannya karena datang tanpa peralatan lengkap sehingga mereka merasa cukup kelelahan.

Sesampainya di puncak, sebaiknya anda tarik napas lebih dulu hingga denyut jantung kembali normal. Tentu ratusan tangga yang dilewati memang sangat menantang dan membuat tubuh merasa lelah. Namun, rasa lelah seakan tidak ada apa-apanya dibanding dengan pemandangan yang bisa anda nikmati. Jangan lupa, untuk berhati-hati saat mengambil gambar. Namun lokasi ini minim pagar pengaman.

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)