Pulau Padar, Wisata Alam Dari Nusa Tenggara Timur

Pulau Padar, Wisata Alam Dari Nusa Tenggara Timur

Pulau Padar, Wisata Alam Dari Nusa Tenggara Timur

Travel World – Taman Nasional Komodo tampak terlihat indah karena adanya pulau yang megah. Namun perlu untuk diketahui pagi anda yang suka traveling, disana terdapat tempat yang wajib untuk dikunjungi, yakni sebuah perbukitan yang dikelilingi oleh lautan biru dan pastinya sangat indah.

Sangkin indahnya, tempat itu kini telah mendunia. Bahakan hampir setiap harinya pengunjung dari negara lua datang menuju Tanah Air hanya untuk melihat langsung keindahan alam pulau Padar. Terletak di Taman Nasional Komodo, Flores, Nusa Tenggara Timur.

Bagi anda semua para anda yang memiliki tujuan untuk berkunjung menuju Pulau Padar, anda dapat memulai perjalanan dari Pelabuhan Labuan Bajo. Dapat dikatakan sebagai gerbang utama sebelum pergi menuju indahnya alam dari TN Komodo. Ada beberapa pilihan jika ingin berkunjung kesana, naik speedboat, kapal nelayan, yacht, atau pinisi.

Butuh waktu sekitar 2-3 jam perjalanan dari Labuan Bajo menuju Pulau Padar. Jangan takut bosan, anda bakar disuguhi pemandangan indah khas Flores, yakni perbukitan batu dengan laut biru yang cantik.

Sesampainya di sana, anda harus membayar biaya masuk. Kisarannya mulai dari Rp 5 ribu untuk wisatawan domestik. Biaya ini belum mencakup jika anda mau trekking, snorkeling atau diving.

Kini, Pulau Padar memiliki tangga yang bisa digunakan anda mencapai puncak pemandangan terbaik. Memang terasa lelah dengan total ratusan anak tangga, tetapi semua itu akan terbayar ketika sudah sampai di puncak.

Pemandangan perbukitan batu ditambah dengan gradasi air laut seraya suara deburan ombak dan angin akan mengiringi saat mendaki ke puncak. Sepanjang pendakian saja, pemandangan sudah ciamik.

Apalagi mendaki ke atas, luar biasa indahnya. Inilah spot terbaik untuk berfoto sekaligus melihat Pulau Padar dari ketinggian.

Tidak ada kehidupan di Pulau Padar. Hanya perbukitan, dengan tangga-tangga menuju atas bukit. Beberapa warga lokal dan petugas setempat berjaga di bawah. Menjual makanan, dan mengurus administrasi wisatawan yang ingin membeli tiket masuk.

Jika ingin melihat Pulau Padar diselimuti rumput hijau, datanglah saat musim hujan. Tapi, saat musim kemarau pun tidak kalah indah dengan perbukitan abu-abu.

Please follow and like us:
error
error

Enjoy this blog? Please spread the word :)