dato sri tahir

Setelah Berikan McD Untuk Korban Palu, Tahir Tukar Dollarnya Senilai 2 Miliar Rupiah

Setelah Berikan McD Untuk Korban Palu, Tahir Tukar Dollarnya Senilai 2 Miliar Rupiah

Trending Viral – Dato Sri Tahir yang merupakan bos Mayapada Group sebelumnya sudah menjadi perbincangan banyak orang usai foto dirinya yang terbang ke Palu menggunakan pesawat pribadinya untuk membantu para korban dan yang menarik adalah ia juga memabwakan paket makanan cepat saji, McD yang tentunya bukan hal murah juga, namun ia sumbangkan untuk para korban di Palu. Ia juga mengatakan membawa makanan cepat saji supaya dapat segera di konsumsi oleh para korban gempa dan tsunami di Palu.

“Bawa makanan siap saji yang sesuai dengan arahan pak gubernur yang bisa langsung dimakan seperti McDonalds,” kata Tahir.

Kini Tahir yang merupakan salah sattu orang terkaya di Indonesia yang kabarnya memiliki kekayaan 3,5 miliar USD ini kembali menghebohkan masyarakat Indonesia. Ia telah menukarkan uang dollar AS nya dengan lebih dari 2 miliar rupiah. Ia pun juga menghimbau para pengusaha lainnya untuk menukarkan dollar AS yang mereka miliki untuk dirupiahkan. Ia juga mengatakn kepada para pengusaha untuk tak perlu khawatir dengan keadaan ekonomi di Indonesia.

“Kita harapkan pengusaha lain juga, kita juga yakin masih banyak pengusaha yang punya uang di Singapura. Tidak perlu khawatir dengan ekonomi Indonesia, itu pujian bukan dari saya tapi dari IMF ya,” ujar dia ketika ditemui awak media di kawasan Bank Indonesia, Senin (15/10/2018).

Tahir juga yakin bahwa pengusaha dapat kompak menukarkan devisa yang mereka miliki sangat berpengaruh untuk membantu stabilitas rupiah lantaran menambah jumlah pasokan valuta asing di dalam negri.

“Sangat bisa, kalau semua mau bersatu pasti bisa,” ujar Tahir.

Kini nilai tukar rupiah menunjukkan posisi Rp 15.222 per dollar AS di pasar spot Bloomberg setelah sempat melorot ke level 15.250 pagi tadi. Sementara di kurs refrensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate, saat ini rupiah berada pada posisi Rp 15.246 per dollar AS.

“Jadi kita kalau setor modal kan bisa dari uang rupiah juga bsia dari dollar. Tapi sekarang kita kan tahu rupiah ini dalam keadaan masih mencariposisi terbarik,” jelas Tahir.

Tak hanya menukrkan dollar, Tahir juga mengaku ketika program pengampunan pajak (tax amnesty) dilakukan oleh pemerintah, dirinya turut berpatisipasi dalam program tersebut dan membawa pulang dananya ke Indonesia.

“Sebagai seorang warga negara, kebetulan kita juga sudah lakukan tax amnesty. Jadi saya pikir dari pada ditaruh di luar negeri, kembalikan ke sini dulu saja. Waktu itu ada rencana untuk aksi korporasi di Singapura, dan kita bayar tax amnesty-nya 4 persen karena waktu itu tidak termasuk repatriasi. Dan sekarang kita kembalikan ke Indonesia,” ungkap dia.

Baca Juga :

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)