tretan muslin coki pardede

Tretan Muslim Dan Coki Pardede Dipolisikan Karena Dianggap Menistakan Agama

Tretan Muslim Dan Coki Pardede Dipolisikan Karena Dianggap Menistakan Agama

Trending YouTuber – Komika ternama, Tretan Muslim dan Coki Pardede sudah pasti tak asing untuk anda yang mengikuti dunia YouTube Indonesia. MEreka berdua termasuk salah satu dari komunitas komedi Majelis Lucu Indonesia atau yang dikenal juga dengan sebutan MLI yang juga memiliki channel YouTube. Mereka berdua mengisi segmen Debat Kusir dan Fix Serem.

Namun kali ini dalam channel YouTube Trentan Muslim yang sesuai dengan namanya ia memiliki segmen yang disebut dengan Last Hope Kitchen, dimana dalam segmen ini mereka akan bereksperimen untuk membuat makanan – makanan yang nyeleneh dan mungkin belum pernah ada yang mencoba untuk mencampurkan maskan – masakan tersbeut. Dalam segmen yang ada di channel YouTuber Tretan Muslim tersebut mereka sudah pernah mencoba memasak makanan nyeleneh seperti papeda marshmellow, sup ayam adem sari, rawon ovomaltine dan masih banyak lagi.

Tretan Muslim dan Coki Pardede memang selalu berhasil membuat semua orang tertawa dengan lawakannya yang lucu. Contoh saja dalam segmen Fix Serem di MLI, mereka selalu memancing – mancing penunggu dari tempat angker. Tretan Muslim yang juga tergabung dalam Channel YouTube Hey Bro! TV memang sering melakukan hal konyol dimana dalam channel tersebut ia tampil di segmen Mati Penasaran dengan Praz Teguh.

Namun kali ini yang akan dibahas adalah Tretan Muslim dan Coki Pardede yang dimana ada satu video di Channel YouTube pribadi Tretan Muslim dalam segmen Last Hope Kitchen mereka memasak daging babi dengan kurma dan madu.

Hal ini nampaknya membuat Ustaz Derry Sulaiman marah kepada kedua komika dan YouTuber ini. Derry menganggap mereka sudah menistakan agama. Hal ini nampak dalam unggahan Deery Sulaiman di Instagram yang dalam unggahannya tersebut terdapat video ketika Muslim dan Coki sedang memasak daging babi dengan kurma dan madu.

“Siapa org ini? Kurang ajar, Ingin ngetop agama kita di olok olok… Tolong info alamat rumah 2 org ini yaah, ingin dengar langsung lawakannya ( yg tak lucu sama sekali )… Bila agama kalian di nistakan, kalian tdk marah… gantilah baju kalian dgn kain kafan, mati saja… ! ( buya hamka ),” tulis Derry di unggahannya, Sabtu (20/10/2018).

Dalam video tersebut mereka memasak daging yang diharamkan oleh agama Tretam Muslim namun dihalalkan untuk Coki Pardede yang beragama Nasrani.

“Untuk pertama kalinya dalam hidup saya melihat daging babi. Nggak bau ya (pas cium daging babi). Coba kita dengarkan, neraka, neraka, api neraka, babi ini neraka. Saya akan memasak daging babi. Ini keren ya seorang chef memasak tanpa dicicipi. Kalau orang Islam bagian terbaik dari babi, dibuang. Tidak ada yang terbaik dari alharamin. Karena daging babi haram, kita akan campurin unsur-unsur Arab, kurma dan madu. Sangat Arab, sangat Timur Tengah sekali. Kira-kira apa yang terjadi makanan haram babi ini dicampur dengan makanan barokah dari kurma dan madu,” ucap Muslim dalam vlognya.

“Sebenarnya karena persiapannya kurang prepare ya, kalau bisa dapatin air zam-zam kan menarik juga dong. Ada daging babi dicampur ini minumnya air zam-zam,” timpal Coki.

“Jadi bagaimana ceritanya kalau sari-sari kurma masuk ke dalam pori-pori apakah cacing pitanya akan mualaf. Kita tidak tahu dong. Dalam (daging babi) ini kan ada cacing pita,” kata Coki Pardede lagi.

Banyak netizen yang berkomentar dalam unggahan Ustaz Derry tersebut, tentu ada yang membela sang Ustaz dan tak sedikit juga yang menganggap bahwa Muslim dan Coki tak mengolok dan menistakan agama. Memang jika di lihat dengan seksama, Muslim dan Coki tak menistakan agama karena diketahui sendiri bahwa Muslim juga merupakan Islam yang taat dan selalu menyelipkan ceramah tentang Islam ketika ia membuat konten di YuTube.

surat laporan tretan muslin dan coki pardede

Namun belum diketahui nasib Muslim dan Coki yang kini di polisikan oleh seorang bernama Agus Fachruddin, S.T.

Baca Juga :

Please follow and like us:
error

Enjoy this blog? Please spread the word :)