Viral, Bocah Asal Kamboja Ini Kuasai 7 Bahasa

Viral, Bocah Asal Kamboja Ini Kuasai 7 Bahasa

Viral, Bocah Asal Kamboja Ini Kuasai 7 Bahasa

Berita Viral – Seperti yang kita ketahui, biasanya anak-anak atau sering disebut bocah pastinya hanya tau bermain dan bermain. Namun berbeda dengan yang satu ini, bocah penjual suvernir asal Kamboja itu menarik perhatian seorang turus yang datang berkunjung ke negaranya. Ia merasa takjub melihat kemampuan si bocah yang lancar dan pandai menguasai sekaligus 7 bahas asing.

Turis tersebut pun langsung merekam si bocah, dan video unggahannya menjadi viral di sosial media dengan cepat.

Dalam sebuah video klip seperti dikutip dari Asia One, Minggu (11/11/2018), terlihat seorang anak laki-laki Khemer berusia sekitar 12 tahun, ia memamerkan bakat linguistiknya saat menjualkan sebuah suvernir kepada turis di negaranya.

Banyak para netizen yang menduga jika bocah itu merupakan polyglot.

Polyglot adalah sebutan yang ditujukan kepada orang-orang yang dapat mengewasai ataupun berbicara beberapa bahasa. Biasanya orang itu bisa mengucapkan lebih dari 5 bahas berbeda dengan kemampuan pengucapan yang sangat lancar.

Tak sedikit pula netizen terkesan dengan bakatnya tetapi ada yang mengatakan bahwa anak itu memang harus mengembangkan keterampilan tersebut untuk bertahan hidup. Dengan begitu pasti bocah itu bisa menjadi pria yang hebat ketika dia sudah menjadi dewasa.

“Saya bisa berbahasa Kanton, China. Lalu Bahasa Inggris, Thailand, Jepang, Korea, Prancis, Spanyol,” kata bocah itu sambil menawarkan dagangan suvenir miliknya seperti terlihat dalam rekaman video yang beredar di media sosial.

Sebelum bocah asal Kamboja itu terkenal. Ada juga seroang pria yang bernama Matthew Youlden. Ia bisa menguasai 9 bahasa sekaligus dan mampu mengetahui 12 bahas lainnya. Dengan kemampuannya itu, ia dijuluki sebagai polyglot, yang berarti segelintir orang yang mampu berbicara sedikitnya enam bahasa.

Pria ini berasal dari kota Manchester, Inggris. Jika mendengarkan ucapannya, pastinya para turis merasa bingung dengannya. Sebab perkataannya sama persis dan tak ada satupun kata yang berbeda.

Namun bagi Matthew menyatakan jika semakin banyak bahasa yang seseorang kuasai, maka otomatis akan semakin banyak sudut pandang orang tersebut.

“Saya kira setiap bahasa memiliki cara tertentu dalam memandang dunia ini. Ketika seseorang berbicara suatu bahasa maka ia memiliki cara penelahaan dan tafsiran tentang dunia ini secara berbeda dibandingkan dengan pembicara bahasa lain,” katanya dalam sebuah wawancara.

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)