Viral, Karena Berhijab Mahasiswa Amerika Serikat Dikeluarkan dari Kampus

Viral, Karena Berhijab Mahasiswa Amerika Serikat Dikeluarkan dari Kampus

Viral, Karena Berhijab Mahasiswa Amerika Serikat Dikeluarkan dari Kampus

Berita Viral – Tentu kita semua tau, bahwa di Amerika Serikat diskriminas para umat Muslim, terutama waniat berhijab sudah sering beredar. Namun yang terbaru, muncul sebuah cerita dari kawasan Murfreesboro, Tennessee, Amerika Serikat mendadak jadi viral.

Diketahui seorang mahasiswi bernama Linde McAvoy secara sengaja dikeluarkan dari pihak dirinya menimbah ilmu karena alasan yang tak wajar, yaitu memakai hijab. Tentu hal yang ia lakukan untuk menutupi rambut merupakan ajaran dari agamanya. Akan tetapi dari pihak kampus malah mentapkan aturan mengenai penggunaan hijab.

Akibatnya berita mengenai Linde McAvoy tak butuh lama menjadi viral di media sosial. Mengetahui hal itu, Muslim Advocates di Amerika langsung memberikan surat keapda Georgia Career Institute (GCI). GCI sendiri merupakan tempat dimana wanita berhijab yang malang itu menimbah ilmunya.

Tak terima dengan keputusan tersebut, pihak Muslim Advocates meminta supaya GCI bisa bersikap adil kepada siapapun orangnya dan agama apapun dia. Atas keputusan yang dilontarkan itum pihak kampus juga diwajibakan untuk mengembalukan ribuan dollar uang McAvoy yang telah ia berikan sebagai pembayaran selama belajar disana.

“GCI’s conduct is completely unjustified. No person should be forced to choose between receiving an education and complying with their sincerely held religious beliefs,” tulis pihak Muslim Advovates dalam surat resminya.

Joyce Meadows, CEO GCI menjawab pihak kampus sudah melakukan hal yang benar. Dalam aturannya, jika ada seseorang yang memakai atribut keagamaan di kampus maka harus melakukan surat izin dan membawa pernyataan khusus dari ahli agama yang bersangkutan. Harus ada penjelasan tertulis dari ahli agama, kenapa atribut itu harus dipakai.

Namun, Joyce mengungkap peraturan ini sudah diberitahukan kepada Linde McAvoy, tapi McAvoy tidak melakukannya. McAvoy sendiri sudah bergabung di kampus tersebut sejak tahun 2017, tapi baru memeluk agama Islam awal 2018. McAvoy tidak pernah melayangkan surat izin untuk mengenakan hijab.

Sebelumnya, McAcoy mengungkap kepada media bahwa pihak kampus memusuhinya setelah ia memakai hijab. Dia berpikir kampus tersebut merupakan tempat yang nyaman untuk belajar. Namun ternyata setelah masuk Islam, perlakuan mereka berbeda.

Hingga saat ini, perseteruan antara pihak GCI dan Muslim Advocates masih berlanjut. Pihak GCI bersikukuh tidak ada diskriminasi, tapi ada masalah perizinan yang tidak dilakukan. Namun menurut McAvoy sendiri, perlakuan pihak kampus sudah berbeda sejak ia memakai hijab. Uang administrasinya pun tidak dikembalikan meski ia telah keluar dari kampus.

Please follow and like us:
error
error

Enjoy this blog? Please spread the word :)